| 300.000 Orang Tewas akibat Perubahan Iklim |
|
Bisa meningkat menjadi setengah juta orang pada 2030. London, Jum'at - Laporan yang dikerjakan Global Humanitarian Forum di London, Inggris, menyebutkan, perubahan iklim global telah membunuh 300.000 jiwa setiap tahunnya. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 125 miliar dolar Amerika Serikat. Data itu diungkapkan pada Jum'at(29/5) dan diklaim sebagai laporan pertama mengenai dampak perubahan iklim terhadap manusia secara global. Disebutkan, 325 juta jiwa kaum miskin yang paling menderita.
Mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, presiden forum yang meluncurkan laporan itu, menyatakan, saatnya dunia bersatu hati. Bersama-sama memikirkan serius cara melindungi dunia pasca-Protokol Kyoto yang akan berakhir tahun 2012.Ia menyebut pertemuan para pihak ke-15 (COP-15) di Kopenhagen, Denmark, Desember 2009, sebagai unjuk kegentingan global. "Demi jalan keluar dari kelaparan global, migrasi massal, penyakit, dan kematian massal," kata dia. Prediksi 2030 Bila tak ada penanganan berarti, menurut laporan itu, pada 2030 kematian global akibat perubahan iklim akan meningkat setengah juta jiwa per tahun. Kerugian finansial 300 miliar dollar AS. Sebagian besar kematian disebabkan degradasi lingkungan yang menimbulkan kekurangan gizi di banyak tempat ketimbang bencana alam. |





















